Welcome to our blog...

Welcome to our blog....

Disini Anda dapat sharing tentang semua hal yg berhubungan dengan bisnis dan investasi.

* Mungkin selama ini Anda mempunyai pertanyaan seputar investasi yang sedang atau akan Anda jalankan, silakan..
* Mungkin Anda mempunyai pengalaman atau tips berbisnis dan berinvestasi, silakan...

Minggu, 12 Juni 2011

Using Forex Trading to protect your Aussie Dollar's value and sleep soundly.

Economic conditions favour the Aussie to eventually decline in value toward its average 'equilibrium' point of around 75 cents / US Dollar, perhaps by year's end.

So, what should an Australian investor considering buying property in Bali do ??
Let's say you want to buy a villa in Bali within the next 9 months. Your budget is AU$ 500.000. if you're satisfied with the purchasing power of the Aussie now (and you should be), you could cenvert 500.00 Aussie dollars into rupiah or Baht today at near record high exchange rates. Another alternative is to use a forex trading account to ensure that your $500.000 will retain today's purchasing power and buy you the same amount of property in the future, even if the Aussie dollars falls by 25% to 75 cents US. It's called 'hedging'.

A more traditional example of hedging is the strawberry farmer at planting time. Strawberry is at $5/bushel. He expects to harvest 100.000 bushels. he hedges the value of his as yet unplanted crop using futures contracts to short the strawberry market. He sells 100.00 bushels of strawberry using futures contracts. If strawberry drops $3 on each of 100.000 bushels, so his futures account makes a profit of abaut $300.000, offsetting the $300.000 drop in his crop's value. No sleepless nights.

In much the same way, a property buyer can rest easy and be assured his $500.00 will retain roughly today's buying power ( in $US) at any point in the future by using forex trading to sort the market.

Properly done, if the Aussie falls 10 cents (about 10%)  his forex trading account should show a profit about $50.000. If it falls 20 cents (about 20% ), he should profit aproximately $100.000. This offsets the $100.000 loss in purchasing power of his original $500.000. However, if the Aussie strengthnes 20%, the increased purchasing power of his cash is offset by a $100.000 loss in his forex account. Either way he is assured of having approximately today's Aussie dollar purchasing power at any point in the future (minus commisions, fees, taxes, etc). Again, no sleepless night.

A properly managed forex account funded with 50.000 to 100.000 Aussie dollars can prtect your half-million Aussie  dollars from a 20% fall in the Ausie, by bringing you back a net profit of $100.000 should the Ausie dollar fall. Make you consult your broker's advice on hedging before trying.

And remember, as always : " What goes up like a rocket comes down like a rocket." Don't be greedy , bulls make money, bears make money, but pigs get slaughtered! Happy trading!

Rabu, 18 Mei 2011

Seberapa tajam intuisi Anda terhadap pergerakan market???

Ada faktor lain yang dibuthkan dalam trading, selain analisa teknikal dan fundamental, aturan money management dll..Apakah itu??

"Intuisi Market" yaitu ketika seorang trader bisa membaca arah pergerakan harga dengan melihat grafik polos saja, tanpa memakai indikator apapun. 

Intuisi market bisa didefinisikan sebagai insting yang timbul dari pikiran, sebuah proses kognisi mengetahui market akan bergerak turun / naik tanpa memerlukan justifikasi terlebih dahulu, keyakinan berdasarkan pengalaman dan melibatkan wawasan pribadi yang luas.

"Biasanya ketajaman intuisi pasar seorang investor merupakan hasil dari pengalaman yang luas, termasuk ribuan transaksi atau jutaan kali trading."

Lalu, bagaimana cara melatih intuisi market?
Bayangkan skenario berikut : Anda sedang mengamati chart Metatrader4 dan bersiap membuka posisi baru. Jadi, Anda mulai mengamati price action / candlestick. Setelah mengamati cukup lama, Akhirnya Anda bisa memprediksi kenaikan atau penurunan pada candlestick selanjutnya.

Anda bisa menggunakan bantuan robot yang menyediakan panah naik dan turun pada opening candlestick di game tersebut. Kemudian robot tersebut akan mengecek apakah prediksi Anda akurat. Terdapat total score yang memperhitungkan jumlah prediksi benar dan salah. Code robot ini bisa Anda dapatkan dengan mengirim emial ke arinda.widyaningtyas@yahoo.com dengan subject :  Request EA Trainer.

Rabu, 13 April 2011

Ayo..!!! cepetan beli Emas sekarang juga..!! mumpung lagi murah...

Sebagai catatan, harga emas kembali mencatat rekor baru pada 7 maret 2011 di level $1444 per troy once. Namun, emas kehilangan tenaga dan perlahan turun, bahkan tertekan lebih dalam akibat sebuah force majeure bernama bencana alam. Gempa dan tsumnami juga menenggelamkan harga saham dan komoditi.
Namun, gairah ekonomi Jepang sepertinya akan cepat pulih, sehingga permintaan ke luar negeri bisa kembali normal.

Patut dicatat bahwa gejolak di Timur Tengah sudah mngerek harga emas dari $1320 ke level $1430-an pada Februari. Situasi bisa saja memburuk sewaktu-waktu, sehingga investor dipastikan kembali mengileksi emas sebagai sarana aman berinvestasi.

Selain itu,tingginya ancaman inflasi di AS, sejatinya akan mengalihkan minat investor ke aset kebal inflasi utama, Emas!

Rekomendasi - BUY on dips!
Emas mengalami reversal atau melemah dari titik tingginya. Berdasarkan Fibonacci, emas akan bertahan di area 50%. Level support pertama di $1375 dan support kedua di $ 1359. Posisi beli di harga rendah bisa dilakukan pada kedua area tersebut, karena emas mempunyai otensi untuk rebound.
Emas bisa kembali mencapai target ke level $1430 - $1440-an. Stop loss bisa detempatkan pada level $1320 atau dibawah $1300, sebagai support paling kuat untuk emas.

Senin, 14 Maret 2011

Waktu yang tepat, profit pun didapat..!!

Berdasarkan hasil riset, dapat disimpulkan bahwa perlu adanya suatu sistem khusus yang dapat mem-verifikasi efektifitas teknik masuk pada jam tertentu. Aturan utama di paasr berdasarkan jam trading bursa AS, yakni        " jika pasar mengalami uptrend hingga pukul 02.00 WIB, maka ada kecenderungan trend akan terus berlanjut sampai closing market hingga masuk ke hari berikutnya."

Nah! tepat pukul 02.00 WIB, pergerakan tampak sama persis dengan timing pengambilan posisi robot Wackena pada kontes robot trading internasional. Fakta ini adalah konfirmasi pertama tentang efektifitas teknik trading berdasarkan waktu. 

Sebelum meng-implementasikan sistem penangkap arah perdagangan pada periode tertentu dalam 1 hari, kita harus mempertimbangkan bahwa satu-satunya sinyal yang relevan adalah yang mampu menunjukkkan arah trend akurat. Dengan demikian, metode Countertrend atau teknik breakout system tidak cocok dengan tujuan ini.

Diagram 1 mewakili strategi basic dari script Expert Advisor untuk melakukan potimisasi waktu. Beberapa poin penting di dalamnya, yaitu :
  • Analyzer : panggilan detektor sinyal rutin untuk memberi respon terhadap seberapa kuat suatu trend pada momen tersebut.
  • Trailing Stop Engine : mengevaluasi target profit berikutnya yang tergantung pada kisaran harga rata - rata ( average true range indicator).
  • Current Open Orders : mengulang semua perintah script dari awal, jika perlu mnerapkan trailing stop baru atau new target profit. Bahkan bisa memutuskan untuk melikuidasi semua posisi pada event tertentu.
  • Block Filter Trading : memutuskan jika ada kondisi spesifik untuk tidak trading sama sekali.
  • Place Order : jika memungkinkan, memasukkan order sesuai dengan arah yang ditentukan oleh Analyzer.
 
 







5 Hal Penting Jelang Sesi New York

Senin, 14 Maret 2011 19:36 WIB
- 
Monexnews - Faktor yang perlu diperhatikan di Bursa AS, 14 Maret :

  1. Quake Impact: Pekan ini, para investor akan mengamati dampak dari bencana gempa bumi di Jepang. Gempa ini semakin menambah kecemasan pasar atas gejolak negara-negara produsen minyak sehingga lonjakan harga energi bisa menghentikan pemulihan ekonomi global. Pasar obligasi dan forex masih menunggu tanda-tanda perusahaan asuransi Jepang yang menjual aset Dollar untuk repatriasi / mengumpulkan dana untuk klaim bencana. Indeks futures saham baru – baru ini menunjukkan penurunan -4.70% untuk indeks Nikkei dibawah level 9,500.
  2. FOMC Meets: Pada hari Selasa, perhatian para investor akan beralih pada pertemuan FOMC yang berlangsung selama sehari. Pasar akan sangat sensitive dan response terhadap ungkapan apapun dari FOMC mengenai kebijakan ekonomi kedepannya, tetapi ekspektasinya para pejabat Fed sekali lagi akan memilih untuk menjaga tingkat suku bunga di level rendah. Bank Sentral juga cenderung mewaspadai harga komoditas yang lebih tinggi tetapi kekhawatiran inflasi masih minim sejalan dengan data inflasi inti yang masih rendah serta kurangnya bukti bahwa psikologi inflasi telah mengakar pada perekonomian.
  3. Inflation Data: Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan harga minyak mendekati titik tertinggi 2,5 tahun hanya mengangkat inflasi secara sementara, dan itulah yang menjadi ekspektasi laporan harga di tingkat grosis dan eceran yang bakal dirilis pada indeks harga produsen hari Rabu. Indeks harga tersebut diperkirakan naik sebesar 0.7%, memperhitungkan faktor biaya pangan dan energi yang telah melonjak selama berminggu-minggu. Indeks tersebut diperkirakan naik 0.3%. Sementara pada hari Kamis, harga di tingkat konsumen diprediksi naik sebesar 0.4%. Laporan lainnya yang ditunggu adalah data perumahan dan output industri pada hari Kamis.
  4. Rajaratnam: Persidangan kasus insider trading terhadap tersangka Raj Rajaratnam kembali diperhatikan oleh para pelaku pasar. Kesaksian pada hari Senin diperkirakan bakal mempermalukan mantan partner McKinsey & Company Anil Kumar. Kumar telah mengatakan kepada juri bahwa ia membocorkan rahasia tentang klien perusahaan tersebut sebagai pertukaran senilai $1.85 milyar dalam pembayaran tersembunyi dengan Raj Rajaratnam. Para investor akan memperhatikan sejumlah kejutan dari bukti rekaman suara yang diandalkan penuntut termasuk testimony dari kepala Goldman Sachs Honchos Lloyd Blankfein dan David Viniar.
  5. Food Summit: Perhatian juga akan tertuju pada potensi krisis pangan dalam Summit Pangan dan Pertanian Global minggu ini yang membahas industri pangan dalam menghadapi kenaikan biaya komoditi. Tamu yang hadir termasuk tokoh dan pakar terkenal dari Sara Lee, Hormel Foods, dan Unilever serta Menteri Pertanian Prancis dan Korsel.
 (Albertus CK)

Minggu, 06 Februari 2011

Secara Umum, Bursa Asia Menguat

Senin, 07 Februari 2011 09:40 WIB

Bursa Asia secara umum menguat, bersama dengan aktivitas merger dan akuisisi dan melemahnya Yen mendukung bursa saham Jepang.
Indeks rata-rata Nikkei Jepang naik 0.6% dan indeks Korea Selatan, KOSPI naik 1.7%.
Sentimen regional sebagian terangkat oleh penguatan dari Wall Street hari Jumat dan kejatuhan tingkat penggangguran untuk Januari. Sementara data NFP menunjukkan adanya penguatan yang lebih rendah dari perkiraan 36,000 bulan lalu, pasar menganggap kejatuhan tingkat pengangguran ke 9.0% dari 9.4% sebagai sinyal prospek membaiknya pasar tenaga kerja.
Pasar juga mengawasi krisis di Mesir.
“Membaiknya data ekonomi, terutama di AS membantu melindungi pasar..dampak utama mesir dan penyebaran di Timur Tengah terus dirasakan berdampak terhadap harga minyak walaupun kami percaya hal ini tidak berlangsung lama”, dikatakan dalam sebuah catatan kepada nasabah oleh Credit Agricole.
Di Tokyo, aktivitas merger dan akuisisi dan melemahnya Yen bertindak sebagai penopang pasar.