Welcome to our blog...

Welcome to our blog....

Disini Anda dapat sharing tentang semua hal yg berhubungan dengan bisnis dan investasi.

* Mungkin selama ini Anda mempunyai pertanyaan seputar investasi yang sedang atau akan Anda jalankan, silakan..
* Mungkin Anda mempunyai pengalaman atau tips berbisnis dan berinvestasi, silakan...

Kamis, 28 Juli 2011

Dollar Index (USDX)

Anda yang bertransakasi di pasar keauangan pasti sering mendengar istilah dollar index. Dollar index dibentuk dari nilai enam mata uang dunia relatif terhadap dollar AS.

Dollar index dibentuk pada Maret 1973. Periode ini merupakan tonggak sejarah bagi dunia forex karena pada masa tersebut negara-negara yang memiliki perdagangan besar dunia membuat perjanjian untuk mengijinkan nilai mata uang mereka mengambang bebas ( floating rate). 


Dollar index adalah suatu index yang mengukur nilai dollar AS terhadap enam mata uang dunia dengan perhitungan weight geometric mean. Ke - 6 mata uang dunia ini masing - masing mempunyai bobot yang berbeda dalam pengukuran dollar index. saat ini dollar index merepresentasikan nilai tukar dari 21 negara yaitu European Union ( terdiri dari 16 negara yang mengadopsi Euro sebagai mata uangnya ) ditambah dengan Jepang, United Kingdom (Inggris raya) , Kanada, Swedia dan Swiss.

 Dollar index diperdagangkan di NYBOT ( NewYork Board of Trade), dihitung selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. 

Nilai awal pada saaat pertama kali terbentuk dari dollar index adalah 100,000. Jadi bila saat ini dollar index berada di kisaran 75,080, ini berarti bahwa nilai dollar telah turun sebesar 24,92% dari awal terbentuknya dollar index. Sepanjang sejarah, dollar index pernah mencapai level tertinggi 164,72 pada tahun 1985 dan level terendah 70,698 pada tahun 2008.

Dollar index ini dapat membantu kita menganalisa kekuatan dollar AS relatif terhadap mata uang lainnya. Dan tentunya dengan mengetahui kekuatan dollar AS , dapat membantu kita dalam bertransaksi di pasar keuangan.





Rabu, 27 Juli 2011

GBP/USD : Tekanan Bearish Membayangi?

Analisa Fundamental 
Potensi penurunan pertumbuhan ekspor akibat permintaan global yang lemah masih memberi tekanan pada laju inflasi. Alhasil, Bank of England sulit menaikkan suku bunga, bahkan ada sinyalemen ekspansi QE jika deflasi kembali mencuat. Hal ini terbalik dengan kebijakan moneter AS, yang akan mengakhiri siklus suku bunga rendah di semester II. Apalagi tingkat keyakinan konsumen Inggris masih lemah, kondisi kredit ketat dan konsolidasifiskal sejalan dengan krisi hutang Yunani, sehingga menambah katalis negatif bagi Poundsterling. 

Analisa Teknikal 
Level statis support dan resisten yang diambil  pada grafik monthly masih menjaga kisaran harga GBPUSD, meskipun dari perpektif Daily harga membentuk Higher High dan Higher Low sejak bulan Mei 2010. Namun tekanan seller tampak jelas pada area 1. 6745, untuk menguji level support 1.5985. Anjlok secara konsisten ke bawah area tersebut, dapat memicu momentum bearish lebih lanjut untuk mengincar area 1.5345 pada long term. Strategi terbaik pada fase ini adalah sell on rally 1.6200 atau 1.6545, adapun level cut loss yang cukup aman terletak di area 1.7042.



Selasa, 26 Juli 2011

Analisa Mingguan (25-29 Juli 2011): Emas dan Euro Menanti Petunjuk Arah

Senin, 25 Juli 2011

The Key of Trading : Support and Resistance

Support dan Resistance memegang peranan penting dalam analisa teknikal. Dan dapat dikatakan bahwa support dan resistance merupakan dasar dari analisa teknikal. Kita dapat mengambil keputusan transaksi hanya dengan mencari dan menggunakan support dan resistance.

Support dan resistance merupakan leveel- level tahanan dimana ketika harga menyentuh level - level tersebut , harga akan cenderung tertahan dan berbalik arah . Support dapat  diasosiasikan dengan lantai dan resisitance dapat diasosiasikan dengan langit - langit . Support dan resistance dapat timbul karena adanya pertarungan antara pembeli dan penjual yang saling tarik menarik.


SUPPORT
Banyak penjual masuk ke pasar, membuat harga terdorong turun. Ketika harga bergerak tuurn lebih rendah, muncul pembeli masuk ke pasar yang membuat harga yang tadinya turun menjadi tertahan. Bila pembeli lebih besar dari penjual akan mengakibatkan harga tertahan turunnya dan kembali naik. Itu artinya, harga telah menemukan level support di bawah.

RESISTANCE
Harga dalam tren naik, banyak pembeli masuk ke pasar sehingga harga terdorong terus ke atas. Namun saat diatas, banyak penjual yang sudah menunggu untuk masuk ke pasar danmenjual barnag. Kenaikan harga kemudian tertahan dan harga mulai bergerak turun. Ini berati harga telah menemuka level resistance di atas.

Kita dapat menggunakan berbagai cara unutk menentukan level support dan resistance, antara lain :
  • Kalkulasi pivot point
pivot point merupakan level rata-rata dari 3 level penting harga (High, Low, Close) pada periode sebelumnya.
  • Garis Tren
Garis tren biasa digunakan unutk menghubungkan level-level atas dan level- level bawah dari sekelompok harga.
  • Level Fibonacci
digunakan untuk menentukan level psikologis pasar.
  • Pola harga (price pattern)
Pola harga seperti bendera(flag), head and shoulder, double top/bottom dapat membrikan gambaran dimana harga kan tertahan.
  • Angka bulat ( Round Numbers) 
Biasanya angka bulat seperti 1.5000, 1.000, 0.9000 sering dijadikan area support atau resistance psikologis.



Level support dan resistance ini bukanlah suatu titik harga tertentu, tapi merupakan suatu area harga. Jadi kita tidak bisa menyebutkan misalnya titik 1.5000 adalah support , tapi kita seharusnya menyebutkan area antara 1.4990 - 1.5010 adalah area support. 

Dan area support dan resistence bukanlan suatu area tahanan harga yang tidak bisa ditembus. Belum tentu harga yang sedang naik mendekati area resistance akan terkoreksi kembali ke bawah. Bisa jadi area resistance ini dapat menembus naik karena suatu sentimen pasar yang besar sehingga mendukung kenaikan harga lebih lanjut.
Lalu, bagaimana area support dan resisitance akan kuat menahan harga kebawah atau keatas? Biasanya kekuatan area resistance dan support ditentukan dengan seberapa sering harga menyentuh area tersebut tertrahan dan berbalik arah. Semakin sering harga menyentuh area tersebut, dan berbalik arah, semakin kuat area tahanan ( support dan resisitance) tersebut. 


 Menentukan area support dan resistance amat membantu dalam semua strategi trading yang kita buat. Dengan mengetahuai dimana letak area support dan resisitance, kita dapat menentukan strategi kita dimana kita akan memmbuka posisi , mengambil untung , atau membuang posisi rugi atau akan melakukan penambahan posisi.

Contohnya dengan menentukan area support dan resisitance, kita dapat menggunakan strategi break out yaitu bila harga sudah menembus ke atas level resistance kita akan memmbuka posisi beli dan sebaliknya bila harga menebus ke bawah level suport lkita akan membuka posisi jual.

Dalam memlakukan transaksi degan menggunakan strategi apapun, jangan lupa untuk memeperhatikan berapa resiko yang dapat kita terima. Selamat bertransaksi !!





    Selasa, 19 Juli 2011

    Mr. Dar Wong Trading Tips

    Trading is not investment, it's a bussiness!

    Dalam bisnis, semua orang buth rencana dan strategi. Semakin lama Anda berkecimpung di dunia trading, makin banyak pula pengalaman yang Anda dapatkan. Dengan begitu, kemampuan  trading Anda akan terasah. Saat menghadapi masalah, investor yang berpengalaman akan mampu mengidentifikasinya dan mencari solusi satu per satu, sehingga profit bisa tetap diraih dlam situasi sesulit apapun.

    Saat diterjang kerugian, banyak orang tidak tahu cara menanganinya dan terpaku dalaam posisi loss tersebut. Atau menyimpulkan pasar sedang tidak bagus untuk bertransaksi. Hal itu tidak benar! Bagaimanapun kerugian harus dibatasi, control your loss!

    Terdapat 2 faktor penggerak pasar yang harus diketahui :
    1. Technical Forces
    Pergerakan pasar yang murni terjadi karena aspek teknikal/charting. tanpa pengaruh dari data fundamental. Bull dan Bear forces seutuhnya dipengaruhi oleh analisa teknikal, disinilah strategi trading berperan.

        2.  Fundamental forces
    pergerakan pasar yang tidak dipengaruhi oleh chart dan murni mengacu pada berita dan data fundamental. Tren ditentukan oleh perkembangan fundamental, misalnya ketika ada komentar pemerintah atau data ekonomi suatu negara.

     Saat indikator teknikal dan fundamental bullish, maka pergerakan mutlak dalam tren naik dan demikian pula sebaliknya. Tetapi ketika kedua faktor menunjukkan tren berlawanan, fundamental berperan lebih dominan.

    Ulasan teknikal

    Untuk meentukan tren penurunan, cukup dengan mengacu pada pola Head and Shoulders. Dalam indikator fibbonacci, koreksi selalu terbatasi oleh 3 level default : 38%, 50%, dan 61%. Namun Mr. Dar wong mempunyai tahanan sendiri, yaitu : 1/3-50% dan 2/3-80%. Pertanyaanya adalah sejauh mana koreksi bisa terjadi? Menurut sistem beliau, fase penurunan pertama selalu terjadi dalam range 1/3 sampai 50%. Di tengah pergerakan harga, kita juga harus memantau berita fundamental dipasar. Misalnya FOMC meeting di AS Juni lalu. Keputusan yang paling ditunggu pada pertemuan tersebut adalah mengenai keberlanjutan program pelonggaran  kuantitatif atau Quantitative Easing (QE). Jika QE diperpanjang oleh Bank Sentral As, berarti kenaikan pada harga emas. Sementara bila QE dihentikan, justru mata uang USD yang diuntungkan. Seandainya emas benar-benar melemah, penurunannya minimal sebesar 33% sampai 50%. Fase koreksi pertama pada rasio tersebut selalu berlangsung sekitar 4- 5 hari, dengan syarat tidak ada berita fundamental besar yang bisa membawa break high maupun break low. Sebagai catatan, karakteristik tersebut hanya pada chart daily untuk semua produk, baik komoditi , forex maupun index.

    Berikut ini adalah dua cara untuk menentukan level taking profit :
    1. Menghitung pola wave
    cara ini terbilang kompleks, karena Anda harus memiliki kecermatan dan pengalaman supaya bisa membaca alur pergerakan pada grafik.

         2. Mengeksekusi pada tenggat waktu 4 hari atau ketika pergerakan 33% tercapai
    Jika target belum tercapai dalam jangka waktu tersebut, sebaiknya memilih untuk exit.

    Terdapat 3 tipe trader yang bertaransaksi di pasar berjangka, yaitu :
    • Intraday traders , adalah mereka yang selalu masuk dan keluar posisi pada hari yang sama.
    • Daily traders , adalah mereka yang biasanya memegang posisi hingga 4 - 5 hari. Dalam jangka waktu tersebut, traders menunggu pergerakan lebih lanjut.
    • Long traders , adalah mereka yang memegang posisi hinggga 15- 2- hari. Traders seperti ini mencari perubahan tren dalam jangka waktu tersebut.     
    Pilihlah sistem yag cocok dengan Anda, sesuai dengan ketersediaan waktu dan karakteristik dalam bertransaksi.

    Proyeksi fundamental 

     Meski siutasi pasar sedang tidak menentu, ada begitu banyak peluang untuk meraup profit. Terutama dalam menyikapi perkembangan berita dari AS . Pemerintah As tidak akan tahan melihat lambatnya perbaikan sektor tenaga kerja. Apalagi negara  ini sedang dalam pengawasan lembaga rating kredit. Meski sudah konfirmasi tidak akan memperanjang program QE, terbuka kemungkinan bagi pemerintah untuk meluncurkan paket stimulus skala kecil . Mungkin tidakm untuk jangka waktu 2 tahun, tetapi lebih untuk jangka pendek 2-3 bulan. The Fed setidaknya akan mengevaluasi kinerja perekonomian pada bulan September mendatang , sekaligus melihat perkembangan di Yunani.



                 
                                                                                          





    Senin, 18 Juli 2011

    Analisa Mingguan (18-22 Juli 2011): USD/JPY Sideways, Minyak Konstan



    Rabu, 13 Juli 2011

    Buy on High, Sell on Low

    Pernahkah Anda melihat harga bergerak naik tajam atau turun tajam pada saat menembus level tertentu ? Karena harga yang ditembus adalah strong resistance dan strong support sehingga saat ditembus harga mencuat keatas atau kebawah.

    Sebagian besar dari trader atau investor pasti dapat melihat titik-titik mana saja yang menjadi strong resistance dan strong support dalam jangka pendek atau dalam jangka panjang. Namun kebanyakan dari trader atau investor tidak masuk pasar pada saat titik-titik tersebut ditembus, mengapa? Karena biasanya pada saat ditembus , harga cepat sekali bergerak naik atau turun sehingga tidak memiliki kesempatan untuk masuk pasar atau trader & investor ketinggalan kereta. Nah, onlone trading solusinya...

    Di dalam online trading ada fasilitas yang disebut BUY STOP dan SELL STOP..
    BUY STOP
    Memasang posisi beli (pending order) di atas harga berjalan (running price). Mengapa mengambil posisi beli pada saat harga berada di atas harga berjalan, bukankah biasanya mengambil posisi beli saat harga lebih rendah dari running price? Strong resistance pada saat ditembus, harga akan naik lebih tinggi. Inilah alasannya mengapa fasilitas BUY STOP digunakan.

    Contoh : harga running Euro adalah $1.4320, Anda memperkirakan bahwa strong resistance euro adalah $1.4329, maka Anda memasang BUY STOP di area $1.4329. Pada saat harga ini tertembus, maka harga naik lebih tinggi dan Anda bisa membukukan keuntungan sesuai yang Anda inginkan.



    SELL STOP
    Memasang posisi sell (pending order) di bawah harga running price , mengapa di harga yang lebih rendah? Alasannya adalah kebalikan dari buy stop, ketika harga tembus strong support maka harga cenderung terjun lebih jauh.

    Fasilitas ini hanya ada di online trading, Selamat mencoba !!